08 April 2009

Rupiah Diramalkan Perkasa Di Akhir Tahun Ini



JAKARTA. Belakangan ini, nilai tukar rupiah makin bertenaga. Namun, kurs rupiah masih jauh dari kata pulih.
Jangankan menuju level Rp 9.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi rupiah sekarang masih di bawah level akhir Desember 2008 di angka Rp 10.875 per dolar AS.
Pada akhir kuartal pertama 2009, rupiah melempem di angka Rp 11.700 per dolar AS. Berarti, selama tiga bulan pertama 2009, kurs rupiah melemah 7,59%. Di kuartal pertama 2009 ini pula, kurs rupiah juga sempat menyentuh level tertinggi Rp 12.100 per dolar AS pada Februari 2009.
Ekonom Standard Chartered Bank Eric Alexander Sugandi menilai, potensi penguatan rupiah masih besar. Kuncinya adalah pemulihan ekonomi AS. "Kalau ekonomi AS membaik justru dolar melemah," ujarnya, kemarin (6/4).

Kalau resesi masih terjadi, investor masih akan menaruh dana mereka di tempat aman seperti US Treasury. Alhasil, dolar AS akan terus menguat terhadap banyak mata uang lain, termasuk rupiah.
Nah, pada kuartal kedua 2009 ini, Eric memperkirakan, rupiah akan bergerak di kisaran Rp 11.300 per dolar AS. "Bahkan, ada kemungkinan penguatan rupiah bisa lebih tajam," kata Eric.
Faktor eksternal
Direktur Currency Management Group Farial Anwar juga memperkirakan, rupiah masih akan terus bergerak menguat. Pergerakan rupiah ini terutama terdorong pergerakan bursa global yang saat ini dalam tren menanjak.

Namun, kata Farial, faktor pemilihan umum (pemilu) juga akan menentukan arah rupiah. "Rupiah sampai akhir tahun ini akan tergantung hasil pemilu," ujarnya.
Untuk jangka pendek, Farial memprediksi, rupiah akan bergerak antara Rp 11.200 per dolar AS hingga Rp 11.450 per dolar AS.

Sedangkan Eric menduga, pergerakan rupiah masih akan banyak terpengaruh faktor eksternal. Pada semester kedua 2009, ekonomi AS kemungkinan mulai membaik. Industri perbankan di negeri Uwak Sam ini sudah bisa mengucurkan kredit.
Suplai dolar AS di dunia pun bertambah dan investor mulai masuk ke negara berkembang. Eric meramal, di kuartal ketiga rupiah akan berada kisaran Rp 10.500 per dolar AS, dan di kuartal keempat bisa mendekati Rp 9.800 per dolar AS.


Wahyu Tri Rahmawati, Sholla Taufiq KONTAN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar