23 Juni 2009

TERTEKAN DOLAR,RUPIAH MELEMAH

Tertekan Dolar, Rupiah Melemah ke 10.550/US$
Selain menguatnya dolar, pelemahan juga akibat tertekannya indeks saham di Bursa
.
Selasa, 23 Juni 2009, 09:21 WIB
Hadi Suprapto

Nilai tukar rupiah di pasar spot antarbank perdagangan Selasa 23 Juni 2009 melemah hingga 200 poin. Rupiah akhirnya kembali berada pada posisi 10.550/US$ atau melemah 1,93 persen.Demikian seperti dikutip dalam transaksi di laman Bloomberg. Sedangkan kurs tengah mata uang rupiah Bank Indonesia pagi ini berada pada level 10.375/US$.

Anjloknya rupiah merupakan imbas penguatan dolar terhadap sejumlah mata uang dunia. Pada pukul 09.05 WIB, mata uang euro melemah 0,09 persen ke US$ 1,385 dan poundsterling Inggris juga melemah 0,26 persen ke US$ 1,630.Dolar Singapura melemah 0,11 persen ke 1,461/US$, dolar Australia juga melemah 0,19 persen ke US$ 0,784, dolar Hong Kong melemah 0,001 persen ke US$ 7,750. Sedangkan yen Jepang menguat 0,49 persen ke US$ 95,392.

Selain menguatnya dolar, pelemahan rupiah juga akibat tertekannya indeks saham di Bursa Efek Indonesia. Dalam beberapa hari terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah.Pada transaksi Senin kemarin, misalnya, indeks berakhir negatif 15,44 poin atau 0,78 persen ke posisi 1.975,03, dibandingkan dengan perdagangan akhir pekan lalu.

Proyeksi likuiditas Bank Indonesia hari ini, pada pukul 08.30, menunjukkan likuiditas di pasar domestik naik dari Rp 21,48 triliun pada pada perdagangan kemarin menjadi Rp 21,55 triliun. Instrumen Operasi Pasar Terbuka yang jatuh tempo mencapai Rp 21,46 triliun, naik dibandingkan dengan perdagangan kemarin, Rp 18,54 triliun. Sedangkan, excess reserve akhir hari tercatat turun menjadi Rp 1,50 triliun dari transaksi sebelumnya Rp 2,96 triliun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar